Dapet ilmu bagus banget waktu Liqo’ bersama teman-teman di LDK (Lembaga Dakwah Kampus) UDINUS Tanggal 2 Mei 2010 dengan Murobbi Ukhti Sinta. Temanya taubat dan istighfar. Oke deh saya mulai langsung aja ya..
Assalamu’alaykum Wr. Wb.
Istighfar jika diartikan secara istilah adalah kembali dekat dengan Allah setelah jauh dariNya atau pengakuan diri atas dosa yang pernah dilakukan berupa rasa menyesal, berhenti dari kemaksiatan dan bertekat untuk tidak mengulanginya dimasa depan. Ada ni alasan2 tertentu yg membuat manusia harus bertaubat.
Ada 6 alasan Mengapa manusia harus bertaubat??
1. Manusia pasti berdosa.
Kawan, kalo lagi ngomongin dosa nih, hmmmm rasanya kok bikin pikiran kita beraaat gitu ya.. hehe.. (loh kok ketawa..) Astaugfirullah..
Fakta yang sudah tidak terbantahkan lagi kalau setiap manusia itu pasti berdosa, seperti maling, berzina (wah berat ya??) gak usah jauh2 deh kaya’ kita mgobrol2 gak penting udah dosa lo.. (dosanya dimana ya?) kalo obrolannya gak penting berarti kita udah menyia-nyiakan waktu kan? Menyia-nyiakan waktu kan termasuk mubadzir dan orang yang mubadzir itu temennya SETAN..! (tau dari mana?) kan ada di
Al-Qur’an surat Al Isra : 27
“Sesungguhnya pemboros-pemboros itu adalah saudara-saudaranya setan dan sesungguhnya setan itu sangat ingkar kepada tuhannya.”
Dari pada kita ngobrol ngalor-ngidul gak jelas, mending kita baca2 apa gitu, atau ngapain gitu, yg penting bermanfaat. Kalo udah terlanjur melakukan dosa? Ya tinggal bertaubat aja pintu taubat dibuka lebar sampe kiamat terjadi itu pun kalo gak meninggal duluan..
2. Dosa penghalang antara manusia dan Allah.
Duh dosa lagi ketemunya? Gak apa2 deh baru alasan ke-dua, terus biar kita tau kalo setiap hari kita harus bertaubat.
Kalo alasan yang satu ini.. hmmm contohnya kita meninggalkan sholat fardhu dengan sengaja, padahal sholat itu kan waktu yang paling berharga, saatnya kita berjumpa dengan Sang pemilik alam semesta. Udah dosa karena gak sholat, ditambah lagi kehilangan kesempatan dekat dengan Allah. Yaaaahhh nyesel deh.. lagi lagi harus bilang Astaughfirullah.
3. Dosa pembawa kehancuran cepat ataupun lambat.
Jelas ya kalo yang satu ini, contoh yang paling ngetren saat ini adalah korupsi. Lihat aja para koruptor, pencuri berdasi itu senang ketika ngambil uang rakyat, “gak ketaun” pikir mereka. Padahal sepandai-pandainya tupai melompat pasti kan jatuh juga. Kalo udah ketahuan, hancur sudah nama baiknya, tercoreng nama keluarganya. Pokoknya hancur deh. Astaughfirullah....
4. * “Andai ada manusia yang tidak melakukan dosa, pasti Dia pernah punya keinginan untuk melakukannya”
* “Andai ada manusia yang tidak pernah punya keinginan melakukan dosa, pasti Dia pernah lalai dalam mengingat Allah”
* “Andai ada manusia yang tidak pernah lalai dalam mengingat Allah, pasti Dia tidak akan mampu memenuhi hak Allah sepenuhnya”
Lihat aja dari 3 “andai” diatas. Dari sekian “andai” tidak satu pun manusia yang tidak berdosa.. semuanya pernah lalai menjadi hamba Allah yang patuh. Walaupun banyak point plusnya, pasti ada aja point minusnya. Tapi bukan berarti hal ini membuat kita menjadi orang yang putus asa ya,, justru harusnya ini membuat semangat kita menjadi orang yang benar itu semakin terpacu gitu ya.. Oke teman-teman.. Siiiip J
5. Allah memerintahkan kita untuk bertaubat.
QS. at-Tahrim (66) : 8
“Wahai orang-orang yang beriman, bertaubatlah kepada Allah dengan taubat yang semurni-murninya, mudah-mudahan Tuhan kamu akan menutupi kesalahan-kesalahanmu dan memasukkan kamu ke dalam surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, pada hari ketika Allah tidak menghinakan Nabi dan orang-orang yang beriman bersama dengan dia; sedang cahaya mereka memancar di hadapan dan di sebelah kanan mereka, sambil mereka mengatakan: " Ya Tuhan kami, sempurnakanlah bagi kami cahaya kami dan ampunilah kami; sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu ". “
QS. an-Nur (24) : 31
“.................................., Dan bertaubatlah kamu sekalian kepada Allah, hai orang-orang yang beriman supaya kamu beruntung.”
QS. Hud (11) : 3
“Dan hendaklah kamu meminta ampun kepada Tuhanmu dan bertaubat kepada-Nya. (Jika kamu mengerjakan yang demikian), niscaya Dia akan memberi kenikmatan yang baik (terus menerus) kepadamu sampai kepada waktu yang telah ditentukan dan Dia akan memberikan kepada tiap-tiap orang yang mempunyai keutamaan (balasan) keutamaannya. Jika kamu berpaling, maka sesungguhnya aku takut kamu akan ditimpa siksa hari yang besar (Kiamat)”
Saudara-saudaraQ, Allah begitu jelas memberi tahu kita tentang pentingnya bertaubat, dari penggalan surat-surat diatas harusnya kita senantiasa menjadi manuia yang selalu bertaubat. Gak usah nunggu tua nanti, tahun depan, besok, ataupun satu jam lagi. Tapi mari kita bertaubat SEKARANG. Karena Allah sudah jelas memberi tahu kita, maka kita harusnya juga jelas mematuhinya. Siap?? OKE!! J
6. Karena Allah mencintai orang-orang yang bertaubat.
QS. al-Baqarah (2) : 222
“......................., Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang taubat dan menyukai orang-orang yang mensucikan diri.”
Deg... Allahu akbar... saudara-saudara sekalian.. Allah mengatakan Dia mencintai kita, taukah kawan, sepenggal surat yang isinya tidak utuh aja bisa membuat kita bahagia. jadi deg deg an.. bukankah kalimat itu indaaaaaaaaaaah banget kan? Kalimat itu bisa kita rasakan kalau setiap waktu kalau kita mematuhi-Nya setiap waktu juga. Kalimat itu juga bisa kita jadikan motivator untuk menjadikan kita senantiasa menjadi manusia yang selalu bertaubat.
Jadi saudara-saudaraku semuanya sebelum kesempatan yang sudah Allah berikan kepada kita, kita sia-siakan gitu aja. Bahkan untuk hal2 gak penting, ada baiknya kita bertaubat aja. Minimal kita mengucapkan Astaugfirullah... dari pada kita ngucapin kata2 umpatan yg sama sekali gak mutu. itu sudah menjadi langkah awal yang baguuuuuuuuuus sekali. Siap menjadi generasi islami ya, karena kita adalah generasi penerus bangsa..

0 comments:
Posting Komentar
silakan yang mau berkomentar.. monggo.. ^_^